Layanan Pertanahan

Berita

Tautan Luar

Friday, February 18, 2011

SOSIALISASI RAKERNAS BPN RI TAHUN 2011 KANTOR PERTANAHAN KABUPATEN CILACAP DAN KEBUMEN

Sosialisasi Hasil Rakernas BPN RI diikuti oleh 56 orang yang terdiri dari Pejabat Eselon IV dan V serta Staf Senior di Lingkungan Kantor Pertanahan Kabupaten Cilacap dan Kantor Pertanahan Kabupaten Kebumen.

Para peserta cukup antusias dan semangat dalam mengikuti acara sosialisasi Hasil Rakernas BPNRI Tahun 2011 walaupun berlangsung sehari penuh dari jam 08.00 WIB sampai dengan jam 17.00 WIB.

Rapat Kerja Nasional Badan Pertanahan Nasional Rebublik Indonesia Tahun 2011 mengambil Tema “Terus Berbenah, Berkarya dan Berketetapan Mewujudkan Tanah untuk Keadilan dan Kesejahteraan Rakyat”.

Pada acara sosialisasi hasil Rakernas BPN RI  teresbut dibacakan pula Sambutan Kepala BPN RI pada Pembukaan Rapat Kerja Nasional, oleh Bapak Bambang Kus Indarto, SH (Kepala Sub Bagian Tata Usaha Kantor Pertanahan Kabupaten Cilacap). Dalam kata sambutannya Ka. BPN RI antara lain mengatakan bahwa hampir Lima tahun lahirnya Perpres No.10 tahun 2006, memberikan kepada kita perubahan-perubahan yang sangat mendasar yaitu adanya perubahan kelembagaan, di dalamnya ada perubahan struktur, perubahan norma-norma, perubahan yang terkait dengan seluruh aspek kelembagaan, ada perubahan mengenai substansi yang dikelola oleh BPN RI. Dengan perubahan tersebut banyak sekali keadaan yang harus kita sesuaikan dalam prosesnya.

·      Lahirnya UU mengenai Rencana Pembangunan Jangka Panjang (RPJP) yang memberikan arahan seperti apa keagrariaan dan pertanahan ditata sampai tahun 2025.

·      PP mengenai Rencana Pembangunan Jangka Menengah (RPJM) setiap lima tahun yang juga menempatkan, yang biasanya tidak ada dalam periode-periode sebelumnya dan sekarang ada. Berarti butuh orientasi terus dari kita, tidak berkesudahan.

·      Lahirnya PP No.38 Tahun 2007 mengenai Pembagian Kewenangan

·      Perkaban yang terkait dengan ijin lokasi

·      PP No 13 Tahun 2010 dan PP No.11 Tahun 2010, memerlukan kita untuk terus berbenah, berorientasi untuk membenahi diri.

Kalau kita jadikan lima tahun pertama dari perpres itu gelombang pertama, maka terhitung 14 april mendatang kita sebut sebagai pembenahan gelombang kedua, di tahun ini akan ada juga hal besar di BPN RI.

·      Akan segera dibahas RUU Pengadaan Tanah, karena sudah dikirim oleh Pemerintah ke DPR RI pada tanggal 16 Desember.

·      PP Reforma Agraria akan segera keluar.

·      Draft RUU Pertanahan akan dibahas.

 

Lima tahun pertama kita kembangkan konsep baru, mengembangkan gagasan baru, mengembangkan sistem baru, mengembangkan pengorganisasian baru, system menejemen baru, administrasi baru, banyak sekali yang terus kita lakukan, tapi negeri ini yang ditunggu rakyat adalah agar yang diomongkan dan disiapkan oleh BPN RI terwujud. Perwujudan itu  dilaksanakan dengan dua cara :

·      Melalui mekanisme fiscal yang dituangkan dalam APBN, program-program APBN, dan kebijakan-kebijakan lain non fiscal

·      Harus mewujudkan lima program strategis: reforma agraria, penyelesaian sengketa, penertiban tanah terlantar, percepatan legalisasi asset dan pengembangan Larasita.

 altalt

 

 

 



Admin